Penyebab anak terlambat bicara sangatlah beragam. Gangguan tersebut umumnya merupakan salah satu bentuk keterlambatan perkembangan pada masa kanak-kanak yang bersifat sementara. Namun, pada beberapa kasus, kondisi tersebut menandakan adanya masalah lebih kompleks dan membutuhkan bantuan dokter spesialis anak. Sehingga anak akan mendapatkan pemeriksaan yang lebih menyeluruh dan akurat. Nantinya, dokter pun bisa memberikan saran pengobatan atau tips untuk mengatasi speech delay pada anak.
4 Penyebab Anak Terlambat Bicara
Anak yang terlambat bicara atau yang biasa disebut dengan speech delay biasanya dapat dikarenakan oleh beberapa hal seperti berikut.
1. Kurangnya Stimulasi Berbicara
Kurangnya stimulasi verbal yang baik pada anak menjadi salah satu penyebab anak mengalami speech delay.
Contoh stimulasi verbal yang kurang adalah kondisi saat orang tua tidak pernah mengajak anaknya untuk mengobrol sehari-hari atau tidak pernah melibatkan anak dalam pembicaraan keluarga. Padahal, tujuan dari stimulasi verbal adalah untuk mengembangkan bahasa serta kosakata anak.
2. Adanya Masalah pada Pendengaran
Pada umumnya, anak dapat berbicara dengan menirukan perkataan yang telah ia dengar dari orang tua. Namun, apabila pendengarannya bermasalah, anak akan kesulitan dalam memahami dan menguasai kosakata yang spesifik. Hal tersebutlah yang membatasi anak dalam meniru kata dan menggunakan bahasa yang besar.
Ciri-ciri anak speech delay karena masalah pendengaran memang tidak terlalu terlihat dengan jelas dan perlu pengamatan yang lebih dalam. Kondisi ini pun dapat dipengaruhi oleh infeksi atau bawaan.
3. Gangguan Fungsi Oromotor dan Organ Mulut
Penyebab anak terlambat bicara lainnya adanya masalah pada area otak yang bertugas dalam mengontrol gerakan dan koordinasi bibir, lidah, serta rahang untuk mengeluarkan suara. Tidak hanya mengganggu bicara, kondisi ini juga berdampak pada cara anak makan.
4. Gangguan dalam Mengendalikan Gerakan Tubuh
Dilansir dari Halodoc, gangguan neurologis akan menyebabkan seseorang kesulitan dalam mengendalikan gerakan tubuh, atau bisa disebut dengan apraxia. Penyebab apraxia sendiri karena kelainan pada otak atau cedera, sehingga penderita menjadi kesulitan dalam menggerakkan wajah, kaki, tangan, hingga kesulitan dalam berbicara.
Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak
Pada umumnya, anak usia 2 tahun mampu menguasai 50 kosakata dan menggabungkan 2 kata atau lebih menjadi kalimat sederhana. Namun, anak speech delay sulit merespons ketika diajak bicara, kesulitan menyebutkan beberapa kosakata, dan lebih sering menunjukkan gestur tubuh ketika ingin sesuatu.
Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan bicara pada anak, di antaranya dengan penanganan secara medis. Apabila direkomendasikan lebih lanjut oleh dokter, pengidap speech delay juga dapat melakukan terapi okupasi.
Sudah Tahu Apa Penyebab Anak Terlambat Bicara?
Setelah mengetahui berbagai penyebabnya, kini Anda harus lebih peka. Selain itu, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena beberapa penanganan harus diperoleh melalui advice dari dokter, khususnya dokter spesialis anak.
Anda pun bisa mengunjungi RS St. Carolus yang memiliki dokter spesialis profesional dan terpercaya. Dokter akan merencanakan seluruh prosedur medis dengan cermat dan tepat sesuai dengan kondisi pasien. Sehingga, anak Anda akan mendapatkan perawatan terbaik. Ayo, segera lakukan reservasi dengan dokter pilihan Anda!
