Anda berencana melakukan perjalanan keliling Eropa? Jika ya, jangan lupa urus visa Schengen, ya. Sebab, pemegang visa Schengen bisa kemana saja yang ada di Eropa. Namun, sebelum itu, siapkan dokumen asuransi perjalanan Schengen yang menjadi syarat wajib pengajuan visa.
Hal ini karena asuransi Schengen berfungsi sebagai jaminan perlindungan finansial untuk biaya medis, evakuasi darurat, hingga kepulangan mendadak bagi wisatawan. Tujuannya memastikan Anda aman selama perjalanan di wilayah Schengen hingga pulang ke Indonesia. Inilah salah satu layanan yang MSIG online tawarkan.
Apa itu Schengen?
Secara teknis, Schengen merupakan zona yang terdiri dari 29 negara di Eropa yang secara resmi sudah menghapus semua jenis kontrol di perbatasan internal mereka. Artinya, setelah masuk ke salah satu negara Schengen, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke negara Schengen lainnya tanpa melewati pemeriksaan paspor lagi.
Perjalanan antarnegara Schengen akan terasa seperti perjalanan domestik. Sementara itu, visa Schengen merupakan visa kunjungan singkat (Tipe C) yang mengizinkan pemegangnya untuk tinggal di seluruh wilayah cakupan Schengen selama maksimal 90 hari untuk satu periode dalam 180 hari.
Daftar 29 Negara Anggota Schengen
Lantas, visa Schengen bisa kemana saja secara administratif? Per Januari 2025, berikut adalah daftar 29 negara yang termasuk area bebas kunjungan dengan visa Schengen.
- Austria
- Belgia
- Bulgaria
- Republik Ceko
- Kroasia
- Denmark
- Estonia
- Finlandia
- Prancis
- Jerman
- Yunani
- Hungaria
- Islandia
- Italia
- Latvia
- Liechtenstein
- Lituania
- Luksemburg
- Malta
- Belanda
- Norwegia
- Polandia
- Portugal
- Romania
- Slovakia
- Slovenia
- Spanyol
- Swedia
- Swiss
Ternyata visa Schengen bisa kemana saja, bukan? Namun, masih banyak yang keliru menganggap bahwa area Schengen sama dengan Uni Eropa (EU). Sebagian Schengen memang termasuk Uni Eropa, tapi ada juga negara Uni Eropa yang tidak termasuk Schengen, begitu juga sebaliknya.
- Negara Schengen Non-Uni Eropa: Ada empat negara di dalam area Schengen yang bukan anggota Uni Eropa, yaitu Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss.
- Negara Uni Eropa Non-Schengen: Negara Uni Eropa yang tidak termasuk dalam area Schengen adalah Irlandia dan Siprus. Jadi, visa Schengen tidak bisa Anda gunakan untuk mengunjungi kedua negara tersebut.
Selain daftar 29 area Schengen resmi di atas, visa Schengen secara de facto memiliki akses khusus ke beberapa negara kecil di Eropa berikut ini.
- Monako melalui Prancis.
- San Marino melalui Italia.
- Vatikan melalui Italia.
Visa Schengen, Kunci Menjelajahi Benua Eropa
Dengan mengetahui fakta bahwa visa Schengen bisa kemana saja, Anda telah memegang kunci eksplorasi ke hampir seluruh negara di benua Eropa. Secara resmi, tercatat 29 negara dan 3 negara mikro di Eropa yang bisa Anda kunjungi hanya dengan satu visa tersebut.
Tidak mengherankan jika pengajuan visa Schengen menjadi salah satu yang tersulit di dunia. Namun, selama Anda memiliki asuransi perjalanan Schengen dari MSIG online yang telah terverifikasi otoritas berwenang, pengajuan visa bisa lebih mudah. Jadikan asuransi tersebut sebagai pembuka untuk mewujudkan Eurotrip impian!
